Martabak Telur

Martabak Telur, Murtabak

Di Belanda saya belum ketemu Martabak Telur yang enak. Disini Martabak Telur harganya € 6,50 seporsi, isinya sedikit dan rasanya kurang mantap. Biasanya saya membuat martabak telur dengan kulit lumpia, dijamin sukses dan lebih murah daripada beli. Hari ini saya mencoba membuat kulit Martabak sendiri, ternyata hasilnya lumayan. Cara membuatnya mudah.

Bahan

Kulit:
200 gram terigu
1/2 sdt garam
1 sdm minyak goreng
100 ml air
Minyak goreng untuk merendam secukupnya

Isi:
1 bawang bombay cincang
1 siung bawang putih cincang
200 gram daging giling
1 sdm bumbu kari India bubuk (garam masala)
1 sdt jintan bubuk
1 sdm garam atau sesuai selera
1/2 sdm merica atau sesuai selera
5 butir telur
3 batang daun bawang, potong 1 cm
minyak untuk menggoreng

Martabak telur

Cara membuat

  • Buat kulit. Campur terigu, garam dan minyak. Uleni sambil tuang air sedikit demi sedikit hingga kalis. Bagi 4 dan bulatkan. Tempatkan bulatan kulit dalam wadah dan tuang minyak goreng hingga terendam semua. Diamkan minimal 1 jam. Langkah ini perlu agar kulit Martabak elastis untuk diolah. Lebih lama merendam lebih baik.
  • Panaskan wajan, tuang sedikit minyak. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum, tambahkan daging giling. Aduk dan masak hingga daging matang. Angkat, sisihkan.
  • Campur kari dan jintan bubuk, garam dan merica dengan 5 telur. Kocok rata. Masukkan campuran daging. Terakhir tambahkan daun bawang.
  • Tiriskan bulatan kulit dari minyak perendam. Giling adonan kulit satu demi satu hingga tipis. Sisihkan.
  • Panaskan penggorengan datar (saya memakai pan untuk pancake) dengan sedikit minyak. Letakkan satu adonan kulit tipis, tempatkan adonan isi ditengah dan buat bentuk amplop hingga adonan isi tidak keluar. Untuk jelasnya bisa lihat tukang Martabak menggoreng Martabak.
  • Goreng Martabak sambil sesekali dibalik, hingga berwarna kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
  • Hidangkan Martabak Telur hangat dengan acar ketimun dan saus sambal.

  • Selamat makan!

    22 respons untuk ‘Martabak Telur

    1. Astaga, Lorraine, rajinnya kamu buat kulit martabak sendiri. Salut! Semoga aku bisa bagi waktu untuk praktekkin resep kulit martabakmu ini ya, karena this one is really worth trying 🙂

      Suka

    2. akupun suka bikin martabak pakai kulit lumpia mbak Yo…
      ternyata bikin adonan kulitnya ga susah ya….bakalan diuji coba nih bikin kulitnya mbak 🙂

      Suka

      1. Iya Ira, Kalo di Indonesia kan kulit lumpia dijual segar dan bisa beli per biji, disini dijualnya beku dan minimal 30 buah. Aku kadang males dan sayang aja kalo bikin martabak pake kulit lumpia. Males karena harus tunggu supaya ngga beku lagi dan ngga kepake semua. Sementara kulit lumpia yang udah ngga beku, ngga boleh dibekukan lagi, kwalitasnya jadi jelek konon.

        Suka

        1. oia, kalau di Indonesia jualnya per 10 buah. Jadi ga terlalu mau bazir mbak Yo.
          aku baru tahu kalau kulit lumpia beku ga boleh dibekukan lagi *bakalan diinget terus nih*

          Suka

      1. Aku juga biasanya gitu Chris tapi karena sayang disini dijual hanya kulit lumpia beku yang isinya minimal 30 biji, males pake itu. Ngga kepake semua dan mau dibekukan lagi ngga bagus kwalitasnya.

        Disukai oleh 1 orang

    3. Ini martabak telur makannya pakai apa yah? Boleh juga ini jadi inspirasi untuk makan malam besok.
      Numpang nanya mbak, bubuk jintan itu apa yah? Liat di google ga terlalu jelas.

      Suka

      1. Hai Steph, Makannya ya begini aja pake acar ketimun gitu. Biasanya aku buat jadi appetizer. Jintan bahasa Inggrisnya Cumin, ngga tahu ya di Dansk apa namanya.

        Thanks for the follow.

        Suka

    4. Laporan disini aaahhh kalo sudah berhasil 2 kali bikin martabak telur kulitnya bikin sendiri sesuai resep Mbak Yo (tapi karena belum punya timbangan jadinya dikira2 takaran tepungnya). Jadinya ketagihan bikin ya mbak kalo resep pertama berhasil hehe. Mbak, boleh request resep martabak manis a.k.a terang bulan?, penasaran gimana bikinnya yang gampang 🙂

      Suka

    Komentar

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s