Rujak Cuka

Sekitar 1,5 bulan saya absen berbagi resep disini karena kok mood saya untuk motret masakan berkurang. Maaf ya yang menunggu resep baru. Nah berhubung sekarang bulan Ramadan, saya buat rujak cuka.

Rujak cuka ini jajanan khas Bandung yang mirip Asinan Bogor dan Asinan Jakarta. Bedanya menurut saya kuah rujak cuka lebih sederhana. Saya pernah makan rujak cuka di Bandung. Ini resep yang saya kira-kira sendiri berdasarkan rasa yang saya ingat. Kuahnya rujak cuka itu asam, pedas dan manis. Kalau ada orang Bandung yang mau mengkoreksi atau menambahkan info resep, silahkan tulis dibagian komentar.

Banyak variasi bahan rujak cuka. Ada yang hanya buah dengan sedikit tauge. Ada versi campur dengan sayuran. Berhubung di Belanda cari Bangkuang dan Kedondong itu susah, saya buat versi paling sederhana dengan bahan yang mudah didapat disini.

Bahan

  • 1/2 Kol, rajang kasar
  • 1 Ketimun ukuran sedang, belah memanjang, buang bijinya dan potong setebal 1 cm.
  • 1/2 Nanas muda, potong kecil-kecil.
  • 50 gram tauge segar, siangi ekornya.

Bahan kuah cuka

  • 1 sdm ebi (udang kering), rendam air panas hingga lunak. Buang air rendaman, sisihkan.
  • 4 cabai merah atau sesuai selera.
  • 1 sdt terasi bakar
  • 250 air
  • 100 gram gula pasir
  • 4 sdm cuka
  • Garam secukupnya
  • Kacang tanah goreng untuk pelengkap.
  • 200 gram gula merah, lumerkan dengan 150 ml air diatas api kecil.

Cara membuat

  1. Ulek kasar ebi, cabai dan terasi.
  2. Jerang air dengan gula pasir diatas api kecil hingga gula larut, tambahkan campuran bumbu dari langkah 1, cuka dan garam sesuai selera.
  3. Atur sayuran dan nanas potong dalam wadah, siram dengan kuah cuka hingga terendam.
  4. Hidangkan dengan ditabur kacang tanah goreng dan gula merah cair.

  
Rujak cuka enak untuk jajanan siang hari atau dalam bulan Ramadan ini untuk berbuka. Selamat mencoba resep ini dan selamat menjalankan ibadah puasa.

Iklan

12 respons untuk ‘Rujak Cuka

  1. Waahh pas ini Mbak Yo untuk variasi menu buka puasa. Aku kalau buka puasa soalnya makan buah dulu, ga bisa langsung yang berat. Thanks resepnya Mbak. Ga sabar segera bikin yang pedeesss 🙂

    Suka

  2. Hahaha baca bagian cara membuat sambil nelen ludah, ini cocok juga buat menu pas lebaran nanti biasanya kami bikin sop buah kali ini maunya yg beda. Mbak yo ngasih saya ide juga ini, makasih mbak yo

    Suka

  3. mbak, foto rujak cukanya menggoda, padahal aq ngeliatnya pagi2 lho postinganmu ini, kalo pagi kan godaan puasanya belum berat. tapi apa daya saya tergoda 😆

    Suka

  4. Mba yo, ak blm pernah makan rujak cuka. br kemaren nyoba. seger beneran mba. btw, bahan kuahnya mirip cuko pempek y mba… ak share diinstagram y mba, ak ks link ke #lofooodie juga. thanks.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s